Tampilkan postingan dengan label Curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curcol. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 November 2014

Fakta Tentang Branding

By Edwin Bonardo | 7E8B389F


Hi Apakabarnya ?

Di perjalanan menuju Pekalongan saya ingin mengisahkan sebuah Branding. Mungkin jika mendengar kata branding pasti kita lansung tertuju kepada nama merk yang telah mendunia dan familiar seperti Coca cola, Mc Donalds, Pizza Hut, KFC, Harley Davidson. Ya memang tidak ada salahnya untuk mengasosiasikan branding dengan merk - merk yang telah mendunia tersebut. Karena emang paling mudah untuk mengambil contoh Branding ya merk tersebut bukan ??



Namun faktanya Branding sendiri bisa diri kita loh kawan-kawan. Sebagai contoh anggota DPR yang telah di asosiasikan oleh warga indonesia sebagai koruptor maka brand tersebut melekat kuat. sehingga ketika anggota DPR terkena kasus korupsi, rakyat manggut aja ya pantas karena anggota DPR (psst jika gak mau diasosiasikan sebagai koruptor kerja yang benar ya buat kepentingan rakyat. Bisa juga branding, karena kepintarannya dalam berbisnis online dengan menghasilkan penjualan yang dahsyat, maka kawan-kawannya mengenal dia sebagai mastah / jagoan dalam internet marketing. Begitu juga saya yang kebetulan tertarik mengutak atik youtube. Maka yang terpikirkan oleh kawan-kawan saya. kalau masalah youtube ya biasa nanya kepada saya udah paham kan maksud saya??


Nah sebenarnya kenapa saya membahas topik Branding?? karena ini penting banget lo kawan-kawan. Bagaimana orang bisa menjual lebih banyak dan lebih mahal biasanya produk nomor 2. Kepada siapa dia membeli itu yang utama. Kasus ini baru saya alami. Karena branding saya mengenai youtube masih sekitar kawan-kawan saya sehingga belum dikenal luas oleh para internet marketing. Kemarin saya membagikan sebuah free ebook mengenai Youtube Marketing silahkan Klik Free Ebook Youtube Marketing

Ebook Youtube Marketing ini merupakan pengalaman saya dalam menjalankan bisnis online lewat youtube tanpa blog dioptimalkan serta yang lainnya. AlhamdulilLah dalam 1,5 tahun saya sudah mendapat pesanan hampir seluruh indonesia dan negara tetangga. Namun ketika saya sharing walaupun free ada juga yang nanya siapa yang buat? saya sendiri jawab saya dan beliau tidak mau download mungkin percuma karena materi yang saya buat tidal level kali ya haha. pssst asal tau aja materi youtube yang dijual seorang mastah di atas 300ribu banyak yang order padahal isinya mungkin hampir sama dengan ebook buatan saya. Bukan mengecilkan Ebook mastah tersebut. Tapi itulah Branding Pak Bro. Produk itu nomor 2, Biasanya mereka bakal beli liat penjualnya dulu apakah Trust ( dapat dipercaya ) dalam segi positioning, skill maupun lainnya.

Di dunia online seperti ini, apalagi setelah ada social media. maka efek viral begitu cepat terjadi Bro Sis makanya hati-hati jika membuat postingan atau mau nipu karena efek online itu bisa selamanya lo. Coba Si a penipu dan tersebar hingga kesemua warga online dan lebih celakanya lagi ketika terindeks di google si A penipu. bagaimana coba menghapusnya bingungkan ?? Google seperti catatan amal baik dan amal buruk kita beneran lo tapi biasanya berita miring lebih cepat tersebar. Sedangkan berita baik agak lama tersebar tapi teruslah konsisten dalam menyebarkan berita baik ya

Akhir kata, Fakta Branding bukan hanya sekedar merk sebuah produk namun diri kita juga sebagai sebuah branding. Tinggal bagaimana kita membrandingkannya dengan bijak dan baik.

Salam Action

Video Branding Dari Pakar Branding Indonesia Pak Subiakto




Rabu, 26 November 2014

Bahkan Direktur Bank pun Kalah dengan Pedagang Sate

Cerita ini bukan untuk membandingkan pendapatan seseorang dengan orang lain. namun dibalik kisah yang akan saya tuliskan antara Direktur sebuah Bank cabang pembantu dan seorang Pedagang Sate Kaki Lima ini terdapat makna bahwa rejeki tidak mesti melalui kerja kantoran yang pergi pagi pulang terkadang sampe malam hari demi sebuah prestise ataupun sebuah karier. Ya semua jalan rejeki yang halal pasti baik apalagi memang benar-benar ditekuni.

Sate Ngebul Harumnya Semerbak


Banyak dari kaum fresh graduate setelah tamat pendidikannya, mulai sibuk mencari lowongan kerja. Biasanya pada rajin tuh beli koran atau submit di situs - situs kerja dan tentunya perusahaan bonafide seperti PERTAMINA , BI , BNI , Mandiri dan sebagainya menjadi incaran para pelamar tentunya karena gaji yang cukup besar dan kerja di tempat bonafide tentunya bakal menaikkan prestise. Tidak ketinggalan pula para pelamar berjubel mengisi lowongan posisi sebagai PNS disini faktor kenyamanan yang diperhitungkan. Mungkin hanya sedikit dari tamatan pendidikan tersebut yang memilih untuk menjadi Entreprenuer atau pebisnis. Mungkin kalo mendengar kata Pebisnis kita identikkan dengan seorang yang berjas keren, duduk di lobi-lobi hotel sambil mempresentasikan atau menego sebuah proyek hehe itu tidak salah koq tapi seorang tukang sate kaki lima emperan toko bisa juga kita sebut mereka pebisnis man karena mereka membisniskan makanan mereka Riggght..

Pelamar Kerja Job Fair

Nah kenapa banyak kaum terpelajar yang tidak memilih menjadi pebisnis banyak alasan tapi secara garis besar bahwa dunia pendidikan di Indonesia diciptakan untuk menjadi seorang pekerja. Yang harus memilih benar atau salah. Waktu ujian di sekolah banyak yang menjumpai ujian benar atau salah kan? atau pilihlah A s/d D right. Kalo udah ujian mengarang pasti banyak yang males hihi.. Nah dengan kurikulum seperti itu mau tidak mau siswa jadi tidak berkembang daya kreatifitasnya. Mencontek bakal dimarahi guru, padahal di dunia usaha terkenal dengan singkatan ATP dan ATM yaitu Amati Tiru Plek dan Amati Tiru Modifikasi hahaha

Tadi ketika saya antri beli sate ayam di dekat rumah saya. Ya gak begitu rame si tapi hampir tiap saat ada yang beli. Iseng-iseng saya tanya bosnya yang kebetulan sudah kenal baik dengan saya. Pak sehari bisa habis berapa tusuk sate. Beliau menjawab 1500 - 2000 tusuk nah akhir sesampai di rumah sambil menikmati satenya. Saya mulai menghitung laba yang didapat oleh Tukang Sate langganan saya. harga per tusuk 1200 x 1500 = 1,8 Juta belum dari jualan lontong dan soto ayamnya yaa kalo ditaksir dia bisa mendapatkan omset sehari 2 - 2,5 juta / hari. Bisnis makanan biasanya keuntungan 30 - 50 % coba itung berapa labanya... Yap sekitar 600 ribu - 750 ribu / hari kalo dikalikan 30 udah dapat 18 Juta - 22,5 Juta per bulan kan??? Dengan karyawan 3 gaji 2 juta @ orang tentunya dia sudah mengantongi 12 juta - 16,5 juta kan dengan waktu kerja dari jam 4 sore - 10 malam. Bayangkan dengan penghasilan seorang direktur bank cabang pembantu yang mesti kerja mulai pagi hingga terkadang hampir tengah malam pernah saya mendapat info gajinya sekitar 11-12 juta. Dari sisi Pekerjaan saja lebih berat seorang direktur bank tersebut karena Beliau harus mengawasi pekerjaan anak buahnya serta memikirkan bagaimana meningkatkan target pendapatan cabang tersebut.

Juragan Sate


Memang tidak mudah untuk mempunyai sebuah usaha, apalagi hanya di angan-angan saja. Kalau kata guru bisnis saya Mas Jay terkadang kita sudah memikirkan yang rumit-rumit dulu dalam membuka usaha. Dihitung proyek arus kasnya padahal belum dibuka. Pas sudah dihitung rugi ya udah di tutup usahanya tanpa pernah dibuka hahaha

Kata yang selalu dihingga para pemula di dunia bisnis yakni gimana ya kalo usaha saya tidak laku atau bisa gak ya. Ya ini si gw banget sampe dulu takut untuk berbisnis. Tapi alhamdulilLah setelah saya balik pertanyaannya gimana ya kalo laku pasti enak tu buat ngabisinya atau pasti bisa ya soalnya kan banyak yang udah lakuin hehe

Sudahlah curcol kali ini. Cerita yang berawal dari obrolan Tukang Sate yang akhirnya harus saya analisa pendapatannya hehe selamat malam

Sate Angat