Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Februari 2015

Ternyata Seutas Tali Jauh Lebih Berharga Dari Sekarung Emas

Seutas Tali Lebih Berharga Dari Sekarung Emas

by Edwin Bonardo


Disaat liburan kali, saya sengaja untuk menyapa para blogger dengan sebuah artikel hasil perenungan saya di pagi hari. Ternyata seutas tali lebih berharga dibandingkan sekarung emas. Haah masa iya sih lebih berharga seutas tali dari sekarung emas mikiiiiiir donk hehe

Mungkin di saat kondisi normal tentu nilai sekarung emas berjuta-juta kali lipat ketimbang seutas tali. Bahkan seutas tali bisa kita dapatkan gratis jika mencarinya di tempat sampah atau toko-toko yang baru saja membongkar paketnya.

Namun coba ketika dalam kondisi tertentu. Seutas tali jauh lebih mahal dan berharga dari sekarung emas. Bahkan mereka akan menolak untuk diberikan sekarung emas dan lebih memilih seutas tali. Aneh bukan? Hehe

Baca juga artikel ini : Tahu Yang Menyelamatkan

Alkisah di sebuah kapal yang sedang mengarungi samudera yang membawa beberapa sumber daya alam yang akan dipasarkan jauh di negara seberang yang harganya jauh lebih mahal jika dipasarkan di tempat tersebut. Di kapal tersebut terdapat beberapa suku bangsa yang hampir selalu menghabiskan waktunya mengarungi samudera mencari sumber daya alam untuk dipasarkan ke daerah lain di seberang lautan.



Dikapal tersebut terdapat seorang kaya raya yang memiliki harta karun yang banyak. Berkarung-karung emas yang dimilikinya yang selalu menemaninya dalam mengarungi samudera. Sebut saja namanya si A intuisi bisnisnya sangat tajam. Karena dia selalu membawa sekarung emas bahkan ketika dia berjalan mengelilingi kapal. Dari kejauhan orang akan sudah mengenalnya jika melihat karung emas.



Hingga suatu saat, ketika badai yang sangat dahsyat menerpa kapal tersebut sehingga Si A terperosok jatuh ke laut. Dalam terombang ambing di laut yang dalam dan dingin. Awalnya dia memilkirkan emasnya oh emasku dimana engkau sekarang. Karena saing panik takut emasnya hilang dia pun berteriak EMASKU DIMANA ENGKAU BERADA?? berulang-ulang kali. Sehingga orang yang berada di kapal tersadar bahwa si A jatuh ke laut akibat badai tadi.

Baca juga artikel ini : Ketika Kita Tidak Mengerti Apa Yang Dipinta

Diapun tetap berteriak EMASKU DIMANA ENGKAU BERADA?? orang yang berada dikapal pun akhir mengangkat sekarung emas kepunyaan Si A dan memperlihatkan bahwa emasnya masih ada diatas kapal. Si A senang banget karena ternyata Emas Sekarungnya masih ada di Kapal. Dia minta tolong untuk dinaikkan ke kapal.

Orang yang diatas pun mengatakan baiklah akan saya lemparkan sekarung emas ini untuk membawa engkau naik ke kapal. Dalam pikiran yang masih waras dia bilang jangan karena sekarung emas akan menambah beban saya dan saya akan tenggelam. Tolonglah saya disini saya kedinginan ujarnya.



Orang yang diatas kapal pun bertanya begini saja. Kamu mau sekarung emas ini atau seutas tali?? Dia pun berpikir beberapa kali akhirnya dia memilih seutas tali untuk menyelamatkan nyawanya, dan merelakan sekarung emasnya diberikan kepada orang yang membantunya.

Baca juga artikel ini ya : Apa Itu Branding?

Tidak selamanya sekarung emas lebih berharga dari seutas tali. Benar firman Al-quran Dan Tiadalah Kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. "Dan sungguh kampung Akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS Al An'aam : 32)

Intinya mencari rejeki duniawi diwajibkan namun ingatlah bahwa bekal akhirat sangat penting karena harta duniawi tidak kekal adanya. Yang bagus mencari rejeki sejalan dengan bertambahnya iman.

Kamis, 12 Februari 2015

Tahu Yang Menyelamatkan Si Pemiliknya

Kisah Si Penjual Tahu

Seorang pembuat Tahu , Setiap hari pergi menjual dagangannya ke pasar. Dari rumahnya untuk sampai pasar, ia harus berjalan dulu melewati pematang sawah, baru bisa sampai ke jalan raya dan kemudian naik angkot langganannya sampai pasar.

Edwin-diary.blogspot.com
Tukang Tahu

Setiap selesai sholat subuh, ia selalu berdoa kepada Allah SWT, agar dagangannya laris. Begitulah setiap hari, ia berangkat selesai sholat subuh dan kembali pada sore hari. Dagangannya selalu laris manis.

Kisah Lucu Seorang Anak Dengan Setan

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya, entah kenapa tiba-tiba ia terpeleset dan barang dagangan semua jatuh ke sawah, hancur berantakan ! Jangankan untung, modal pun buntung !

Mengeluhlah ia kepada Allah, bahkan sedikit "menyalahkan" Allah, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia setiap sholat subuh selalu berdoa. Hari itu ia pun pulang ke rumah, tidak jadi berdagang.

Edwin-Diary.blogspot.com
Pematang Sawah


Dua jam kemudian, ia mendengar kabar bahwa angkot langganannya yang setiap hari ia naiki ke pasar, pagi itu jatuh ke jurang, semua penumpangnya tewas ! hanya ia satu-satunya penumpang yang selamat, "gara-gara" dagangan Tahunya jatuh sehingga ia tidak jadi berdagang hari itu.

Doa tidak harus selalu dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang di ganti oleh Allah dengan sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang diminta.

Kisah Seorang Pemuda yang menjadi kaya raya dengan modal melambaikan tangan

Allah Maha Tahu Kebutuhan Kita, dibandingkan diri kita sendiri. Karena itu, janganlah jemu - jemu untuk berdoa, juga jangan menggerutu apalagi mengutuk !

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui "
(QS Al Baqarah / 2 : 216 )

Rabu, 11 Februari 2015

Dengan Hanya Bermodalkan Lambaian Tangan, Seorang Pemuda Menjadi Kaya Dengan Kekayaan Kelas Dunia

Alkisah, ada seorang anak muda yang berusia 17 tahun bernama Ari. Di sekolah, ia bodoh dan suka membuat keributan. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki rangking terbawah di kelasnya. Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru-guru dan keluarganya berputus asa. Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang - gemilang.

Ari Muda

Ari tidak lulus sekolah. Masa depan tampak suram baginya. Beberapa hari setelah upacara penyerahan ijazah, salah seorang temannya melihat Ari berjalan tanpa tujuan di taman kota. Ia mencoba menghibur hati Ari, kau lihat nanti semua akan beres. Kau coba sekali lagi tahun depan, kau pasti lulus. " Goblok" jawab Ari. " Kau kira saya akan tinggal saja selamanya di sini?" Dunia ini sempit. Saya tidak perlu ijazah. Pada suatu hari kau akan heran akan apa yang saya lakukan."

Ari kemudian merantau ke kota Buenos Aries Argentina. Bawaannya sebuah koper tua dan uang sebanyak $ 450. Tanpa ijazah, tanpa pekerjaan, uang dan koneksi orang berpengaruh. Ari terpaksa melakukan berbagai pekerjaan kasar. Ia menjadi kenek tukang batu, kuli pengangkut bata pada suatu proyek pembangunan, tukang cuci piring di restoran, dan akhirnya menjadi magang instalator listrik di perusahaan telepon.

Suatu kali, Ari tiba-tiba mendapat ide. Pada masa itu, tembakau dari negaranya terkenal baik, bahkan diklasifikasikan di antara tembakau - tembakau paling enak oleh para ahli. Namun karena masalah pengimporan dan penyediaan bahan baku. Barang menjadi sukar didapat.

Ari Bersama Istrinya

Ari mengetahui rumah Juan Gaona, seorang pengusaha tembakau terbesar di Argentina. Setiap hari, ketika pengusaha itu keluar rumah. Ari selalu melambaikan tangan ke pengusaha itu. Pada awalnya selama 15 hari berturut-turut pengusaha tidak memperdulikannya. Tapi karena Ari selalu melambaikan tangan setiap hari, Juan Gaona mulai memperhatikannya, dan menemui Ari serta menanyakan " Hai pemuda, kenapa kamu selalu melambaikan tangan setiap saya keluar rumah?" Ari lalu menjawab, "Saya mempunyai tembakau kualitas bagus dari negara saya. Bapak tidak usah membayar dulu, yang penting saya dapatkontrak pembelian dulu dari Bapak." Setelah mendengar jawaban yang menyakinkan dari pemuda itu. Juan Gaona lalu menandatangani kontrak pembelian tembakau seharga $ 10.000 dengan komisi sebesar 5% untuk Ari.

Bermodalkan kontrak pembelian dari Juan Gaona, Ari pulang dan mengumpulkan hasiltembakau di negaranya untuk dijual ke Argentina lewat perusahaan tembakau Juan Gaona. Maka, Jadilah Ari menjadi orang kaya pada usia yang masih muda.

Tahukah Anda, Siapakah Ari itu? Dia adalah Aristotle Onassis, Raja kapal yang berasal dari Yunani. Dengan kesuksesannya di bisnis tembakau, Ia kemudian mampu mencetak penghasilan Satu Juta Dollar pertamanya dalam usia ke - 25, dengan memiliki kapal - kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkapan ikan paus. Setelah itu Ia terkenal sebagai orang kaya kelas dunia, dengan kekayaan tersimpan di 217 ban di seluruh dunia dan memiliki 95 perusahaan di bidang perkapalan, penerbangan, minyak, emas, pariwisata dan lain-lainnya.

Aristotle Onassis Quote

Jumat, 28 November 2014

Meminta Tanpa Mengerti Apa Yang Dipinta

By Edwin Bonardo | 7E8B389F

Assalammualaikum Wr Wb

Selamat Pagi Kawan-kawanku semuanya'

Sesaat sarapan tadi sempat terlintas dari pikiran. Kenapa ya tidak saya buat tulis mengenai Impian? atauuu nah ini dia meminta tanpa mengerti apa yang dipinta. Kalimatnya agak rancu ya.. Tapi insyaAllah dapat membantu kawan-kawan dalam mewujudkan impiannya termasuk penulis juga aamiin YRA.
Berdoa

Pernah dalam status saya di Facebok menanyakan kepada kawan-kawan di facebook jika besok tiba-tiba di rekening anda mempunyai saldo 1 milyar sebagai pemenang hadiah utama sebuah sayembara. Apa yang anda lakukan?

Maka ada yang menjawab mau beli mobil sisanya di sumbangi, adalagi mau bayar hutang dan sisanya naik haji. Terus ada lagi mau di sedekahkan tapi juga dinikmati sedikit bersama keluarga. Lalu saya menanyakan kembali harga mobilnya berapa, hutangnya berapa, sedekahnya berapa? kebanyakan mereka tidak bisa menjawab. Hehe jangan-jangan harga mobilnya 999.999.000 sisanya 1000 buat sedekah HAHA becanda insyaAllah para pembaca yang budiman serta kawan-kawanku orangnya dermawan koq.

Mobil Impian Edwin
Baca Juga : Bahkan Seorang Direktur Bank Kalah Dengan Pedagang Sate

Tapi pelajaran yang bisa diambil dari cerita di atas, ternyata kebanyakan kita belum mempersiapkan masa depan dengan baik. Seperti juga ketika sedang berdoa. meminta yang terbaik. Terbaik seperti apa terkadang masih sulit untuk kita deskripsikan dan akhirnya ketika Allah telah mengabulkan permintaan kita, kita juga belum menyadarinya dan menjadi hamba yang tidak bersyukur naudzubillah min dzalik. Ya misalnya saja karena minta yang terbaik. Allah memberi sedikit lebih baik dari keadaan sekarang dan biasanya kita lupa kalau Allah sudah memberi yang terbaik bukan.

Teringat kata Tung Desem Waringin, Impian itu dibuat terperinci mungkin seperti keinginan mempunyai mobil. merknya apa, warnanya apa, harganya berapa bahkan kapan dimilikinya. Ya setelah itu memantaskan diri dengan impian tersebut. Oiya jangan hanya di angan-angan. Sebaiknya punya sebuah buku impian agar kita tidak lupa akan impian tidak buyar. Malah menurut Film The Secret plus Buku Quantum Ikhlas harus di visualisasikan impian tersebut. InsyaAllah Pikiran akan selaras dengan keinginan kita aamiin YRA.

Artikel Ini Juga Menarik : Bagaimana Mungkin Bisa Terjual...

Mulai sekarang sudah paham kan apa yang diinginkan serta memintanya. InsyaAllah jika selaras akan lebih mudah memintanya dan menjadi hamba yang penuh syukur

Buku-buku yang saya sarankan untuk dibaca seperti The Power Of Kepepet , Quantum Ikhlas, The Secret. Semoga artikel ini bermanfaat dalam mewujudkan impian anda.


Salam Action
Wassalam


Bagaimana Mungkin Bisa Terjual...

By Edwin Bonardo | 7E8B389F

Hi Kawan-kawan apa kabarnya ?

Semoga sehat wal afiat dan sukses selalu ya aamiin..

Kali ini saya ingin menceritakan tentang kisah 3 orang yang berniat melamar kerja di perusahaan yang memproduksi sisir. Lowongan pekerjaan dilamar adalah sebagai tenaga pemasaran. Singkat cerita sang bos pemilik perusahaan tersebut mengadakan tes penjualan sebagai syarat diterima di perusahaan tersebut. Dan tak tanggung-tanggung Tes menjual sisir di sebuah tempat pemukiman para biksu.

Ke 3 pelamar kerja itupun sempat berpikir bagaimana mungkin bisa terjual sisir di tempat para biksu yang kepalanya gundul semua ?? dan akhirnya tes menjual pun dimulai.


Peserta pertama, dari hasil tesnya hanya mendapatkan satu penjualan itupun karena dia mengiba-ngiba kepada para biksu. dan ada satu biksu yang akhirnya membeli karena belas kasihan. Dan bos ya hanya berguman heem lumayan. Kita lihat 2 peserta lainnya ya apakah mereka bisa melebih penjualan mu?

Peserta kedua, dari hasil tes penjualannya mendapatkan 10 sisir. Dia berhasil menjual ke 10 turis yang datang ke tempat biksu namun karena angin begitu kencang sehingga rambutnya menjadi acak-acakan dan sisirpun yang ditawarkan peserta kedua pun langsung di beli oleh ke sepuluh turis yang berada di tempat biksu tersebut. Bosnya pun ngucapkan Greeat penjualanmu sangat bagus tapi kita tunggu peserta yang ketiga.

Branding itu apa sih?? : Manfaat Branding Klik ya

Peserta ketiga, dari hasil tes penjualan, dia mendapatkan 1000 sisir yang terjual (kenapa bisa banyak ya??). Ternyata dia bekerja sama dengan kepala biksu. Dan dia mengajukan agar sisir yang dia pasarkan ini sebagai cindera mata dari tempat para biksu yang disertai tanda tangan kepala biksu tersebut. Dan bisa ditebak akhirnya peserta ketiga yang di angkat sebagai tenaga penjual di perusahaan tersebut.


Memang ini cerita fiksi. Namun pembelajaran dari kisah tersebut adalah Tidak Ada Yang Tidak Mungkin. Oiya sebenarnya ada loh kisah nyata yang hampir mirip denga kisah diatas. Ini pengalaman penulis sendiri ketika mengikuti training kewirausahaan dengan tugas akhir menjual produk yang kita miliki tanpa membawa dompet, HP dan uang sama sekali. Dan kebetulan waktu itu produk yang dibawa 20 roti untuk masing-masing peserta. Dan disuruh menjual. Tentunya dulu saya tidak berbakat menjual sama sekali dan malu untuk keliling menawarkan roti di jalanan. Akhirnya mental block juga bagaimana mungkin bisa jualan kalo keliling jalan kaki.

artikel lainnya : 5 alasan kenapa tidak membeli

Teman-teman saya berjualan dengan berbagai cara ada yang memasang mimik sedih dan bilang pak tolong beli roti saya pak karena ini tugas kewirausahaan. Ada juga yang mengobralnya yang penting laku. Akhirnya saya punya ide kebetulan lokasi tempat kami berjualan dekat stasiun. Dan saya mulai nongkrong disana walaupun malu. Tapi saya mulai menawarkan bukan dengan cara yang biasa. Tapi dengan cara berdiri di dekat loket. Dan saya mulai ngomong  Pak / Ibu yang sudah punya tiket kereta api boleh beli roti ini seharga 2000 ada diskon khusus padahal harga yang dipatok 1000 lo dari tempatnya. Dan akhirnya dalam 10 menit roti tersebut ludes. Dan ketika kumpul dengan peserta lainnya dan saling menceritakan kisah-kisah dalam berjualan pada ketawa semua dan memuji ide yang saya lakukan alhamdulilLah. Ya itulah sedikit pengalaman saya dalam belajar berjualan semoga bermanfaat.

Bagaimana dengan ceritamu. yuk follow saya di twitter : @edwinbonardo dan Pin BB : 7E8B389F
InsyaAllah saya akan menfollow back dan senang mendengar cerita dari mu see you :)

wassalam
salam action




Rabu, 26 November 2014

5 Alasan Kenapa Calon Pembeli Tidak Membeli

by Edwin Bonardo | 7E8B389F

Assalammualaikum Wr Wb

Hi apakabar semuanya

Tadi malam saya mendapat materi tentang how to close a sale yang di pandu oleh Mr. Victor Antonio artikel aslinnya 5 Reasons Clients Don't Buy. Menerangkan sebab tidak terjadi penjualan. Bagi para penjual atau marketing Faktor Fundamental inilah yang harus diperhatikan sehingga dalam mencapai closing salah satu atau kelima sisi ini harus diperhatikan ya.

Dalam Materi 5 Reason Clients Don't Buy ( 5 alasan tidak terjadi penjualan ) Mr Victor Antonio menjelaskan bahwa kita harus memperhatikan 5 alasan fundamental. Alasannya apa saja ya. Yuk kita simak baik-baik :

edwin-diary.blogspot.com
No Money

1. No Money ( Tidak Punya )

Tentunya bagi Pemasar alasan seperti ini banyak di jumpai ketika menawarkan produk. Dan sebagai Pemasar alasan seperti ini seperti menohok di jantung hihi tapi mungkin kita bisa mengantipasinya dengan menawarkan produk tersebut di lain waktu yang tepat.

Edwin-Diary.Blogspot.com
No Time

2. No Time ( Tidak Ada Waktu )

Pernah ketika menawarkan produk kepada clients, Saya ditolak dengan alasan sedang terburu-buru dan banyak kerjaan yang musti dilakukan. Saya minta waktu 5 menit saja untuk mempresentasikan produk saya tetap ditolak. Akhirnya ketika Beliau makan siang, saya meminta tempat duduk semeja dengan beliau dan sambil santap siang mulailah meminta untuk mempresentasikan produk yang saya miliki. Jadi Hargailah waktu orang lain, Jika calon klien Big potensial carilah celah untuk dapat menawarkan produk tapi tidak secara frontal.

Edwin-Diary.Blogspot.com
No Need
Mau Free Ebook Youtube Marketing ? Silahkan Klik

3. No Need ( Tidak Diperlukan )

Ya iyalah hampir semua barang yang tidak diperlukan masuk list untuk tidak dibeli hehe kecuali orang yang sudah bingung mau diapaain lagi duitnya koq gak habis-habis tapi kan kayaknya jarang ketemu orang seperti ini betul kan Pak Bro. Sebenarnya masih ada jalan jika produk itu termasuk barang yang tidak dibutuhkan. Bagaimana kita menciptakan produk tersebut menjadi barang yang diinginkan?? gimana caranya ya. Sebenarnya menurut riset 80% orang membeli dikarenakan keinginan bukan kebutuhan koq bisa ya?? Iyalah coba riset sendiri ketika Lapar kebetulan duit lagi banyak pasti kita milih makanan yang enak kan dan ingin masuk kedalam keinginan. Kalau kebutuhan ya makan nasi plus tempe udah cukup. Tapi karena keinginan jadi macam-macam deh muali dari sate, salad es campur psst penulis jadi ngiler ni. Nah cara untuk menciptakan barang itu menjadi keinginan bisa dengan cara menambah nilai prestise pada produk tersebut. Misalnya sebuah jaket kulit kan biasa ya coba kalo yang pake saya pasti orang gak liat hehe becanda. Coba kalo yang pake artis GGS, Para ABG mungkin sedang berniat untuk mengkoleksi Jaket Kulit GGS betul kan?

Edwin-Diary.blogspot.com
Not Urgent


4. Not Urgent ( Bisa Kapan-kapan Saja )

Nah ini alasan klasik calon pembeli, karena mungkin produknya tersedia kapan saja, maka mereka menunda untuk membeli. Coba dipakai strategi Hanya dibatasi pembelian ke 10 untuk diskon 50% atau produk ini limited pastinya konsumen bakal tergerak untuk membeli. Atau biasanya agen asuransi akan memberi warning atau ancaman halus yang emang benar si. Kalo tidak membeli polis dari sekarang ketika kondisi kritis baru mau masuk asuransi bakal ditolak permohonannya.

Edwin-Diary.Blogspot.com
No Trust


5. No Trust ( Gak Bisa Dipercaya )

Nah masalah ini sebenarnya lebih ke dalam diri si penjual. Banyak para pembeli akhirnya tidak jadi membeli karena mereka kurang yakin dengan si penjual/pemasar. Baik dari sikapnya, skillnya maupun behaviour. Untuk itu tenaga pemasar selain menjaga kepercayaan juga harus meningkatkan wawasannya akan produk yang di tawarkan. Bagaimana konsumen mau membeli jika kita tidak bisa menjelaskan cara kerja produk ini pada garis besarnya. atau rasa produknya seperti apa?

Begitulah artikel yang dibawakan Mr Victor Antonio yang saya sadur bebas. Teringat Hadits RasululLah Barang siapa yang menjaga tali silaturahim maka akan dipanjangkan umurnya dan dimudahkan rejekinya. Ternyata ke 5 alasan tidak membeli bisa diminimalisir dengan mengikuti Hadits RasululLah tersebut Shahih.

Salam Action :)


Bahkan Direktur Bank pun Kalah dengan Pedagang Sate

Cerita ini bukan untuk membandingkan pendapatan seseorang dengan orang lain. namun dibalik kisah yang akan saya tuliskan antara Direktur sebuah Bank cabang pembantu dan seorang Pedagang Sate Kaki Lima ini terdapat makna bahwa rejeki tidak mesti melalui kerja kantoran yang pergi pagi pulang terkadang sampe malam hari demi sebuah prestise ataupun sebuah karier. Ya semua jalan rejeki yang halal pasti baik apalagi memang benar-benar ditekuni.

Sate Ngebul Harumnya Semerbak


Banyak dari kaum fresh graduate setelah tamat pendidikannya, mulai sibuk mencari lowongan kerja. Biasanya pada rajin tuh beli koran atau submit di situs - situs kerja dan tentunya perusahaan bonafide seperti PERTAMINA , BI , BNI , Mandiri dan sebagainya menjadi incaran para pelamar tentunya karena gaji yang cukup besar dan kerja di tempat bonafide tentunya bakal menaikkan prestise. Tidak ketinggalan pula para pelamar berjubel mengisi lowongan posisi sebagai PNS disini faktor kenyamanan yang diperhitungkan. Mungkin hanya sedikit dari tamatan pendidikan tersebut yang memilih untuk menjadi Entreprenuer atau pebisnis. Mungkin kalo mendengar kata Pebisnis kita identikkan dengan seorang yang berjas keren, duduk di lobi-lobi hotel sambil mempresentasikan atau menego sebuah proyek hehe itu tidak salah koq tapi seorang tukang sate kaki lima emperan toko bisa juga kita sebut mereka pebisnis man karena mereka membisniskan makanan mereka Riggght..

Pelamar Kerja Job Fair

Nah kenapa banyak kaum terpelajar yang tidak memilih menjadi pebisnis banyak alasan tapi secara garis besar bahwa dunia pendidikan di Indonesia diciptakan untuk menjadi seorang pekerja. Yang harus memilih benar atau salah. Waktu ujian di sekolah banyak yang menjumpai ujian benar atau salah kan? atau pilihlah A s/d D right. Kalo udah ujian mengarang pasti banyak yang males hihi.. Nah dengan kurikulum seperti itu mau tidak mau siswa jadi tidak berkembang daya kreatifitasnya. Mencontek bakal dimarahi guru, padahal di dunia usaha terkenal dengan singkatan ATP dan ATM yaitu Amati Tiru Plek dan Amati Tiru Modifikasi hahaha

Tadi ketika saya antri beli sate ayam di dekat rumah saya. Ya gak begitu rame si tapi hampir tiap saat ada yang beli. Iseng-iseng saya tanya bosnya yang kebetulan sudah kenal baik dengan saya. Pak sehari bisa habis berapa tusuk sate. Beliau menjawab 1500 - 2000 tusuk nah akhir sesampai di rumah sambil menikmati satenya. Saya mulai menghitung laba yang didapat oleh Tukang Sate langganan saya. harga per tusuk 1200 x 1500 = 1,8 Juta belum dari jualan lontong dan soto ayamnya yaa kalo ditaksir dia bisa mendapatkan omset sehari 2 - 2,5 juta / hari. Bisnis makanan biasanya keuntungan 30 - 50 % coba itung berapa labanya... Yap sekitar 600 ribu - 750 ribu / hari kalo dikalikan 30 udah dapat 18 Juta - 22,5 Juta per bulan kan??? Dengan karyawan 3 gaji 2 juta @ orang tentunya dia sudah mengantongi 12 juta - 16,5 juta kan dengan waktu kerja dari jam 4 sore - 10 malam. Bayangkan dengan penghasilan seorang direktur bank cabang pembantu yang mesti kerja mulai pagi hingga terkadang hampir tengah malam pernah saya mendapat info gajinya sekitar 11-12 juta. Dari sisi Pekerjaan saja lebih berat seorang direktur bank tersebut karena Beliau harus mengawasi pekerjaan anak buahnya serta memikirkan bagaimana meningkatkan target pendapatan cabang tersebut.

Juragan Sate


Memang tidak mudah untuk mempunyai sebuah usaha, apalagi hanya di angan-angan saja. Kalau kata guru bisnis saya Mas Jay terkadang kita sudah memikirkan yang rumit-rumit dulu dalam membuka usaha. Dihitung proyek arus kasnya padahal belum dibuka. Pas sudah dihitung rugi ya udah di tutup usahanya tanpa pernah dibuka hahaha

Kata yang selalu dihingga para pemula di dunia bisnis yakni gimana ya kalo usaha saya tidak laku atau bisa gak ya. Ya ini si gw banget sampe dulu takut untuk berbisnis. Tapi alhamdulilLah setelah saya balik pertanyaannya gimana ya kalo laku pasti enak tu buat ngabisinya atau pasti bisa ya soalnya kan banyak yang udah lakuin hehe

Sudahlah curcol kali ini. Cerita yang berawal dari obrolan Tukang Sate yang akhirnya harus saya analisa pendapatannya hehe selamat malam

Sate Angat