Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2015

Tahu Yang Menyelamatkan Si Pemiliknya

Kisah Si Penjual Tahu

Seorang pembuat Tahu , Setiap hari pergi menjual dagangannya ke pasar. Dari rumahnya untuk sampai pasar, ia harus berjalan dulu melewati pematang sawah, baru bisa sampai ke jalan raya dan kemudian naik angkot langganannya sampai pasar.

Edwin-diary.blogspot.com
Tukang Tahu

Setiap selesai sholat subuh, ia selalu berdoa kepada Allah SWT, agar dagangannya laris. Begitulah setiap hari, ia berangkat selesai sholat subuh dan kembali pada sore hari. Dagangannya selalu laris manis.

Kisah Lucu Seorang Anak Dengan Setan

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya, entah kenapa tiba-tiba ia terpeleset dan barang dagangan semua jatuh ke sawah, hancur berantakan ! Jangankan untung, modal pun buntung !

Mengeluhlah ia kepada Allah, bahkan sedikit "menyalahkan" Allah, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia setiap sholat subuh selalu berdoa. Hari itu ia pun pulang ke rumah, tidak jadi berdagang.

Edwin-Diary.blogspot.com
Pematang Sawah


Dua jam kemudian, ia mendengar kabar bahwa angkot langganannya yang setiap hari ia naiki ke pasar, pagi itu jatuh ke jurang, semua penumpangnya tewas ! hanya ia satu-satunya penumpang yang selamat, "gara-gara" dagangan Tahunya jatuh sehingga ia tidak jadi berdagang hari itu.

Doa tidak harus selalu dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang di ganti oleh Allah dengan sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang diminta.

Kisah Seorang Pemuda yang menjadi kaya raya dengan modal melambaikan tangan

Allah Maha Tahu Kebutuhan Kita, dibandingkan diri kita sendiri. Karena itu, janganlah jemu - jemu untuk berdoa, juga jangan menggerutu apalagi mengutuk !

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui "
(QS Al Baqarah / 2 : 216 )

Rabu, 11 Februari 2015

Dengan Hanya Bermodalkan Lambaian Tangan, Seorang Pemuda Menjadi Kaya Dengan Kekayaan Kelas Dunia

Alkisah, ada seorang anak muda yang berusia 17 tahun bernama Ari. Di sekolah, ia bodoh dan suka membuat keributan. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki rangking terbawah di kelasnya. Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru-guru dan keluarganya berputus asa. Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang - gemilang.

Ari Muda

Ari tidak lulus sekolah. Masa depan tampak suram baginya. Beberapa hari setelah upacara penyerahan ijazah, salah seorang temannya melihat Ari berjalan tanpa tujuan di taman kota. Ia mencoba menghibur hati Ari, kau lihat nanti semua akan beres. Kau coba sekali lagi tahun depan, kau pasti lulus. " Goblok" jawab Ari. " Kau kira saya akan tinggal saja selamanya di sini?" Dunia ini sempit. Saya tidak perlu ijazah. Pada suatu hari kau akan heran akan apa yang saya lakukan."

Ari kemudian merantau ke kota Buenos Aries Argentina. Bawaannya sebuah koper tua dan uang sebanyak $ 450. Tanpa ijazah, tanpa pekerjaan, uang dan koneksi orang berpengaruh. Ari terpaksa melakukan berbagai pekerjaan kasar. Ia menjadi kenek tukang batu, kuli pengangkut bata pada suatu proyek pembangunan, tukang cuci piring di restoran, dan akhirnya menjadi magang instalator listrik di perusahaan telepon.

Suatu kali, Ari tiba-tiba mendapat ide. Pada masa itu, tembakau dari negaranya terkenal baik, bahkan diklasifikasikan di antara tembakau - tembakau paling enak oleh para ahli. Namun karena masalah pengimporan dan penyediaan bahan baku. Barang menjadi sukar didapat.

Ari Bersama Istrinya

Ari mengetahui rumah Juan Gaona, seorang pengusaha tembakau terbesar di Argentina. Setiap hari, ketika pengusaha itu keluar rumah. Ari selalu melambaikan tangan ke pengusaha itu. Pada awalnya selama 15 hari berturut-turut pengusaha tidak memperdulikannya. Tapi karena Ari selalu melambaikan tangan setiap hari, Juan Gaona mulai memperhatikannya, dan menemui Ari serta menanyakan " Hai pemuda, kenapa kamu selalu melambaikan tangan setiap saya keluar rumah?" Ari lalu menjawab, "Saya mempunyai tembakau kualitas bagus dari negara saya. Bapak tidak usah membayar dulu, yang penting saya dapatkontrak pembelian dulu dari Bapak." Setelah mendengar jawaban yang menyakinkan dari pemuda itu. Juan Gaona lalu menandatangani kontrak pembelian tembakau seharga $ 10.000 dengan komisi sebesar 5% untuk Ari.

Bermodalkan kontrak pembelian dari Juan Gaona, Ari pulang dan mengumpulkan hasiltembakau di negaranya untuk dijual ke Argentina lewat perusahaan tembakau Juan Gaona. Maka, Jadilah Ari menjadi orang kaya pada usia yang masih muda.

Tahukah Anda, Siapakah Ari itu? Dia adalah Aristotle Onassis, Raja kapal yang berasal dari Yunani. Dengan kesuksesannya di bisnis tembakau, Ia kemudian mampu mencetak penghasilan Satu Juta Dollar pertamanya dalam usia ke - 25, dengan memiliki kapal - kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkapan ikan paus. Setelah itu Ia terkenal sebagai orang kaya kelas dunia, dengan kekayaan tersimpan di 217 ban di seluruh dunia dan memiliki 95 perusahaan di bidang perkapalan, penerbangan, minyak, emas, pariwisata dan lain-lainnya.

Aristotle Onassis Quote

Sabtu, 29 November 2014

Ini Dia Keterampilan Yang Musti Dipunyai Para Pengusaha

Assalammualaikum Wr Wb.

Apa Kabar Kawan-kawanku? Semoga Sehat Wal Afiat dan Tambah Sukses aamiin YRA

*KEBANYAKAN KITA TERLALU SIBUK DENGAN URUSAN TEKNIKAL DAN LUPA MEMBANGUN TIM YANG SOLID*

Dalam perjalanan pulang dari Pekalongan menuju Cirebon. Saya mulai menyadari kesalahan-kesalahan saya dalam menjalankan usaha sehingga lambat untuk menjadi besar. Setelah mengevaluasi kesalahan tersebut saya berjanji akan lebih baik lagi dalam mengatur manajemen perusahaan. Kesalahannya apa ya?



Oke terutama kepada diri saya sendiri, silahkan bagi yang merasa hehe. Kesalahan yang mendasar banget. Saya terlalu sibuk dengan masalah teknikal seperti bagaimana memsang iklan di Facebook dengan biaya rendah tapi low budget. Itu yang menjadi fokus utama saya sementara produk yang saya jual di nomor duakan. Artinya saya belum siap membentuk sebuah tim yang solid sehingga saya tidak perlu lagi sibuk mempelajari hal-hal teknikal yang menghambat pertumbuhan bisnis saya.

Artikel Ini : 5 Alasan Kenapa Pembeli Tidak Membeli

Teringat nasehat seorang milliader yang saya baca bukunya namun lupa diapikasikan hehe Bahwa Pengusaha tidak perlu memikirkan bagaimana cara melipat kemasan dengan baik, atau seperti kasus saya bagaimana memasang iklan di facebook dengan biaya murah. Namun cukuplah mempunyai keterampilan mengatur pekerja dalam satu timnya. Tapi kalau dibohongi gimana mas? karena gak tahu apa-apa. Ya setidaknya mengertilah namun tidak usah sampai ngejelimet. Kalau belum punya tim ya tidak ada salahnya untuk memakai jasa pengiklan toh jika dirasa cukup mendatangkan hasil bisa mengikuti kursus privatenya hihi

Baca Juga : Fakta Tentang Branding

Pernah saya membaca sebuah buku yang kebetulan lupa judule pemirsah hihi dikisahkan seorang milliader yang menonton sebuah kuis dan peserta kuis itu bisa menjawab semua pertanyaan pembawa acara semua orang berdecak kagum atas kehandalan peserta kuis tersebut. Namun si Pengusaha tersebut berguman Jika Peserta Kuis itu bekerja ditempat saya akan saya gaji $ 150 bukan per bulan namun seumur hidupnya. Kenapa bisa begitu? Karena Peserta tersebut tidak ada bedanya dengan Sebuah Koleksi Ensiklopedia yang seharga $ 150

Ensiklopedia


Akhirnya dalam perjalan ini saya mulai merubah motivasi saya dalam berusaha. Sudah mulai melist siapa saja yang bisa masuk ke tim saya dan jika perlu menggunakan jasa iklan juga sudah saya list agar perusahaan yang saya jalankan bisa efektif dan maju di tahun 2015 aamiin YRA. Semoga kawan-kawan disini tidak ada yang terjebak seperti saya. Kalau ada yuk mulai dirubah motivasinya,

Salam Action

Wassalam


Jumat, 28 November 2014

Meminta Tanpa Mengerti Apa Yang Dipinta

By Edwin Bonardo | 7E8B389F

Assalammualaikum Wr Wb

Selamat Pagi Kawan-kawanku semuanya'

Sesaat sarapan tadi sempat terlintas dari pikiran. Kenapa ya tidak saya buat tulis mengenai Impian? atauuu nah ini dia meminta tanpa mengerti apa yang dipinta. Kalimatnya agak rancu ya.. Tapi insyaAllah dapat membantu kawan-kawan dalam mewujudkan impiannya termasuk penulis juga aamiin YRA.
Berdoa

Pernah dalam status saya di Facebok menanyakan kepada kawan-kawan di facebook jika besok tiba-tiba di rekening anda mempunyai saldo 1 milyar sebagai pemenang hadiah utama sebuah sayembara. Apa yang anda lakukan?

Maka ada yang menjawab mau beli mobil sisanya di sumbangi, adalagi mau bayar hutang dan sisanya naik haji. Terus ada lagi mau di sedekahkan tapi juga dinikmati sedikit bersama keluarga. Lalu saya menanyakan kembali harga mobilnya berapa, hutangnya berapa, sedekahnya berapa? kebanyakan mereka tidak bisa menjawab. Hehe jangan-jangan harga mobilnya 999.999.000 sisanya 1000 buat sedekah HAHA becanda insyaAllah para pembaca yang budiman serta kawan-kawanku orangnya dermawan koq.

Mobil Impian Edwin
Baca Juga : Bahkan Seorang Direktur Bank Kalah Dengan Pedagang Sate

Tapi pelajaran yang bisa diambil dari cerita di atas, ternyata kebanyakan kita belum mempersiapkan masa depan dengan baik. Seperti juga ketika sedang berdoa. meminta yang terbaik. Terbaik seperti apa terkadang masih sulit untuk kita deskripsikan dan akhirnya ketika Allah telah mengabulkan permintaan kita, kita juga belum menyadarinya dan menjadi hamba yang tidak bersyukur naudzubillah min dzalik. Ya misalnya saja karena minta yang terbaik. Allah memberi sedikit lebih baik dari keadaan sekarang dan biasanya kita lupa kalau Allah sudah memberi yang terbaik bukan.

Teringat kata Tung Desem Waringin, Impian itu dibuat terperinci mungkin seperti keinginan mempunyai mobil. merknya apa, warnanya apa, harganya berapa bahkan kapan dimilikinya. Ya setelah itu memantaskan diri dengan impian tersebut. Oiya jangan hanya di angan-angan. Sebaiknya punya sebuah buku impian agar kita tidak lupa akan impian tidak buyar. Malah menurut Film The Secret plus Buku Quantum Ikhlas harus di visualisasikan impian tersebut. InsyaAllah Pikiran akan selaras dengan keinginan kita aamiin YRA.

Artikel Ini Juga Menarik : Bagaimana Mungkin Bisa Terjual...

Mulai sekarang sudah paham kan apa yang diinginkan serta memintanya. InsyaAllah jika selaras akan lebih mudah memintanya dan menjadi hamba yang penuh syukur

Buku-buku yang saya sarankan untuk dibaca seperti The Power Of Kepepet , Quantum Ikhlas, The Secret. Semoga artikel ini bermanfaat dalam mewujudkan impian anda.


Salam Action
Wassalam